Sony Mobile memperkenalkan secara resmi dua ponsel Android berkemampuan LTE untuk pasar Jepang. Adalah Xperia GX dan Xperia SX. Model Sony Xperia GX tercatat lebih menarik, dimana mengusung spesifikasi Xperia Ion dengan kamera 13 MP.
Untuk model Sony Xperia SX pun tak kalah apik. Ponsel ini tampil dengan bobot cuma 95 gram, yang akhirnya diklaim Sony sebagai smartphone LTE paling ringan yang pernah ada.
Sebagai informasi, Sony Xperia GX merupakan Sony LT29i Hayabusa. Dan, kemungkinan besar kamera 13 MP yang dibenamkan kedalamnya merupakan lensa terbaru dari Sony, yang mengadopsi sensor RGBW 1/3.06” berkemampuan HDR (High Dynamic Range).
Sony Xperia GX bisa dibilang sebagai penerus Xperia arc. Hanya saja kini dikemas bersama layar HD Reality 4,6 inci, dengan dukungan Mobile BRAVIA Engine. Sektor ‘otak’ menggunakan prosesor dual-core 1,5 GHz, yang disokong memori internal 16GB. Sistem operasi smartphone yang akan hadir dalam pilihan warna hitam dan putih ini yaitu Android 4.0 ICS. Port HDMI untuk aksi video FullHD pun sudah ada padanya.
Sedikit berbeda untuk Sony Xperia SX. Smartphone ini memang sama-sama menyematkan layar HD Reality, cuma diagonalnya lebih kecil, yakni 3,7 inci. CPU pakai dual-core 1,5 GHz, memori internal 8GB dan juga akan dikolaborasikan dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Nah, untuk kamera pun lain, dimana melekatkan lensa 8 MP. Dan, kemungkinan sensor yang dipakai jenis baru, 1/4” berkemampuan HDR.
Baik Xperia GX maupun Xperia SX bakal mendukung teknologi LTE (Long Term Evolutions), dengan kecepatan akses data hingga 72 Mbps. Selain itu, keduanya akan dilengkapi fitur Walkman, dengan performa audio, bass yang jernih. Serta dukungan equaliser dan xLOUD.
Berdasarkan informasi dari pihak Sony Mobile, kedua smartphone Android LTE ini akan dipasarkan di Jepang. Namun, belum ada keterangan terkait kesediannya di bursa ponsel global.
Berdasarkan informasi dari pihak Sony Mobile, kedua smartphone Android LTE ini akan dipasarkan di Jepang. Namun, belum ada keterangan terkait kesediannya di bursa ponsel global.







0 komentar:
Posting Komentar